jam

Minggu, 11 Maret 2018

aku siapa?

setelah setahun yang lalu terakhir nulis curhatan asdfghjk aku balik nulis meskipun gaada bahan cerita:(
jadi kamu mau tahu siapa aku? aku adalah aku; serpihan pasir got
aku adalah sosok gadis keras kepala yang terlampau labil
gadis yang sering di cap tak punya perasaan, gadis yang di beri label kuat haha lucu.
kamu tahu devinisi tak punya perasaan?; dia yang memberimu janji janji indah, yang mengajakmu berlari bersama tapi pada akhirnya dia yang menjatuhkanmu ke jurang keputusasaan kesediahan.
tak ada satupun di dunia ini seorang gadis, wanita ataupun janda yang tak punya perasaan karna pada dasarnya wanita di ciptakan dengan perasaan yang lembut.

mereka menjadi dingin ataupun tak berperasaan pasti ada cerita di balik itu semua
kalian boleh anggap aku terlalu berlebihan itu hak kalian.
karna setiap manusia memiliki kisah yang berbeda.


bersambung dah gaada inspirasi__-

Merindukanmu?

nyatanya kamu sudah pergi bukan ? meninggalkan aku disini sendiri melanjutkan hidup yang harusnya aku lalui bersamamu. aku tak tahu apakah ini layak disebut kehidupan? yang nyatanya untuk melihat hari esokpun aku sudah enggan, rasanya aku ingin waktu berhenti dihari itu.

hari dimana mimpi kita hancur, hari dimana kamu direnggut dariku dengan paksa.
kamu meninggalkanku tanpa pamit.
bolehkan aku menyalakan takdir ini? bolehkah aku mengutuk Yang Maha Kuasa?
kenapa dia memanggilmu terlebih dahulu? kenapa harus kamu? tak bisakah beri sedikit waktu untukku agar terbiasa tanpamu? nyatanya setelah kepergianmu yang sudah cukup lama ini aku masih belum terbiasa tanpamu.

hidupku tak berjalan normal, selama ini aku hanya berjalan di tempat, tempat yang sama seperti saat kamu meninggalkanku. rasanya baru kemarin kamu menungguku didepan teras rumah, baru kemarin aku melihat senyum secerah matahari diwajahmu, hangatnya pelukmu masih bisa ku rasakan, wangi parfummu masih ku ingat, aku masih begitu ingat ekspresimu saat mengusap kepalaku.

lantas kenapa rasanya baru kemarin semua itu terjadi; karna hidupku berhenti berjalan.
tak terasa berapa waktu aku harus menyusun hidupku yang kamu tingglkan, aku merindukanmu amat merindukanmu sampai rasanya susah tuk bernafas.
bolehkah aku memiliki harapan kecil? aku selalu berharap bisa tidur dengan tenang tanpa harus meneteskan air mata setiap meningatmu tapi nyatanya air mata ini terlalu sulit tuk dibendung rindu ini terlalu sesak untuk ditahan, tak bisakah kamu hadir lagi di hidupku? meskipun hanya lewat bunga tidur?
aku masih mencoba melajutkan hidup tanpamu, doakan gadis yang kau tinggalkan ini mampu melewati sisa hidupnya tanpamu

aku merindukanmu teramat merindukanmu. semoga tenang disisi-Nya
aku mencintaimu