hai masa laluku bagaimana kabarmu sekarang ? apakah kamu masih bersama dia ? apakah kamu bahagia ? ya inilah secuil wujud rinduku padamu yang tak bisa ku ungkapkan lewat kata-kata aku hanya bisa menulis ini berharap kamu mau membacanya walau ku rasa itu mustahil
rasanya aku masih tak bisa menerima kenyataan yang kini ada didepan mataku
kenyataan yang tak pernah terfikir diotakku akan terjadi,kita yang telah menjalani hubungan selama itu harus berakhir dengan tragis kamu lebih memilih dia sahabat yang dulu ku bangga-banggakan yang ternayata tega merebut kebahagiaanku
apa kalian pernah berfikir rasa sakit yang kurasakan? mungkin rasanya seumur hidupku rasa sakit ini takkan hilang, terserah kalian mau bilang aku berlebihan atau apalah karena memang itu yang kurasakan.
empat tahun bukan waktu yang singkat bukan ? banyak kenangan yang kita lalui mungkin aku memang terlalu naif. aku bermimpi akan bahagia bersamamu tanpa melihat kenyataan yang ada didepan mataku,kamu terlalu sempurna untuk berada disampingku aku merasa tak pantas untukmu dari mulai fisikmu yang pasti membuat semua wanita menginginkanmu.
kamu yang tinggi, manis, putih, cool meskipun terkadang cuek ah sungguh sempurna fisikmu tapi tidak hatimu.
kamu terlalu mudah membagi hatimu pada wanita-wanita lain hidupmu dan aku seolah menutup mata dan telingaku tentang itu semua, ya aku memang egois aku tak pernah peduli dengan wanita-wanita disekitarmu karena aku yakin meskipun disekitrmu banyak wanita tapi toh pada akhirnya kamu kembali padaku bukan ? ah ternyata aku terlalu sombong, aku tak menyangkah bahwa kebiasaanmu yang suka main perempuan perlahan-lahan mengikis hatiku.
aku memang selalu berusaha menjadi sosok yang ceria tanpa beban cenderung konyol mungkin itu semua ku lakukan untuk menutupi luka hatiku yang mengangah lebar karena sikapmu.
yaah rasanya mungkin aku bisa dicap sebagai wanita paling konyol didunia. kenapa ? karena cintaku untukmu yang membutakanku tentang semua tingkahmu, sudah banyak teman-temanku yang mengetahui kebiasaanmu yang suka berselingkuh itu dan sudah begitu sering mereka berbicara padaku menasehatiku untuk melepaskanmu kenapa? mereka semua terlalu menyayangiku mereka semua tahu aku hanya sosok gadis yang rapuh amat sangat rapuh tapi entahlah aku tak bisa hidup tanpa kamu rasanya seperti sesak sakit entahlah , aku terlalu terbutakan oleh cintaku untukmu. yang ada dimataku kamu adalah sosok lelaki yang baik dan penuh kasih sayang meskipun sebagian diriku percaya dengan perkataan sahabat-sahabatku itu.
awalnya memang aku tak percaya dengan semua gosip itu tapi entah mengapa rasanya sakit saat mendengar berita kamu berselingkuh dengan dia dia dia, aku memang gadis yang bodoh disaat aku tau kamu berselingkuh mengapa aku hanya diam saja? aku hanya bisa menangis ditumpukan bantalku mencurahkan semua amarahku pada bantal. kenapa? ya aku sudah faham dengan kamu percuma aku bertanya padamu kamu terlalu pintar mempermainkan hatiku, aku terlalu takut jika ku tekan kamu akan pergi meninggalkanku dan sejak itu aku tak pernah peduli dengan kamu dan para selingkuhanmu terserah yang aku pikirkan kamu hanya milikku. egois bukan ? ya itu cinta
aku sudah terbiasa menangis setiap malam aku sudah biasa melihat dipagi hari mata yang bengkak aku sudah terbiasa diabaikan olehmu hatiku sudah mati rasa. tak bisa merasakan sakit sudah terlalu sering, mataku sudah tak bisa membengkak meskipun aku menangis. ya terlalu sering.
tapi bodohnya aku kenapa aku masih bertahan ? kalian tau? ya cinta, cinta yang membuatku bertindak bodoh membuang air mata untuk laki-laki bajingan yang amat sangat kucintai haha bodoh.
sudahlah cerita ini takkan pernah ada akhirnya takkan kalau tak ada yang mengakhiri
ya aku harus mengakhiri cerita ini, bukan karena aku tak mencintaimu lagi atau karena ada lelaki baru dihidupku. bukan aku hanya merasa terlalu lelah terus bertahan denganmu terus bertahan dengan pengabaianmu terus bertahan dengan rasa sakit ini. setegar-tegarnya aku berusaha menutupi luka hatiku. aku hanya sosok gadis kecil yang sangat mencintai pangeran bajingannya.
awalnya aku tak ingin melepaskanmu aku masih ingin berjuang mencintaimu karena aku percaya suatu saat kamu bisa berubah dan akan datang untuk memelukku dan kisah kita berakhir happily ever after tapi itu semua hanya tinggal anganku.
aku disini jadi serba salah. rasanya, aku ingin menyalahkan takdir yang mempertemukanmu dengan sahabatku rasanya aku ingin memperotes tuhan atas semua yang kurasakan. kenapa? kenapa orang-orang yang amat ku percaya dan ku cintai menyakitiku begitu dalam kenapa? tapi disini aku hanya bisa mengikhlaskan bukan? aku hanya bisa berterimakasih pada tuhan telah menunjukkan orang-orang yang tak pantas ku cintai.
rasanya waktu berjalan sangat cepat. tapi entah mengapa rasa sakit yang kurasakan sepertinya baru kemarin yah kamu tau kan kulit yang terluka saja pasti membekas kan walau sudah sembuh.
ya itu seperti hati rasa sakitku memang sudah berkurang tapi masih berbekas.
kamu begitu mudah melupakan aku menganggap aku tak pernah ada dihidupmu. lalu empat tahun yang kita lalui kamu anggap apa ? ah rasanya aku merasa bodoh bodoh bodoh amat bodoh
dan sekarang jangan tanya aku bagaimana perasaanku padamu bagaimana? aku sendiri tak tau tapi rasanya masih sangat sakit saat mengingat penghianatanmu.
hidupku rasanya sekarang hampa seperti separuh diriku hilang entahlah aku sudah mencoba hidup tanpamu tapi rasanya susah semua kenangan itu menyiksaku di dalam keadaan sadar aku masih saja mengingatmu apalagi saat aku terlelap? kenangan kita semakin menyiksaku.
memang benar setelah berpisah denganmu aku menjalani suatu hubungan dengan lelaki lain rasanya seperti seorang remaja yang baru pertama kali merasakan cinta aku merasa nyaman disampingnya dan ingin terus bersamanya menjadikannya sosok pengganti dirimu tapi itu hanya sementara entahlah mungkin aku masih belum terbiasa hidup tanpa sosokmu disampingku.
rasanya aku sudah bosan semuanya sama awal yang indah rasa nyaman mulai bosan dan berakhir putus. rasanya aku bosan melompat dari satu hubungan ke hubungan yang lainnya.
aku rindu menjalani hubungan yang serius tak ada rasa bosan tak ada perpisahan. aku lelah setap malam harus meneteskan air mata lelah
aku takut akan menyakiti hati seseorang yang ingin memasuki hatiku karena masih ada kamu didalam hatiku
dan kisah ini masih terus berlanjut entahlah saya juga tak tau akan seperti apa kisah ini masih tak tau biar waktu yang menjawab...
untukmu masalaluku; rrb
rasanya aku masih tak bisa menerima kenyataan yang kini ada didepan mataku
kenyataan yang tak pernah terfikir diotakku akan terjadi,kita yang telah menjalani hubungan selama itu harus berakhir dengan tragis kamu lebih memilih dia sahabat yang dulu ku bangga-banggakan yang ternayata tega merebut kebahagiaanku
apa kalian pernah berfikir rasa sakit yang kurasakan? mungkin rasanya seumur hidupku rasa sakit ini takkan hilang, terserah kalian mau bilang aku berlebihan atau apalah karena memang itu yang kurasakan.
empat tahun bukan waktu yang singkat bukan ? banyak kenangan yang kita lalui mungkin aku memang terlalu naif. aku bermimpi akan bahagia bersamamu tanpa melihat kenyataan yang ada didepan mataku,kamu terlalu sempurna untuk berada disampingku aku merasa tak pantas untukmu dari mulai fisikmu yang pasti membuat semua wanita menginginkanmu.
kamu yang tinggi, manis, putih, cool meskipun terkadang cuek ah sungguh sempurna fisikmu tapi tidak hatimu.
kamu terlalu mudah membagi hatimu pada wanita-wanita lain hidupmu dan aku seolah menutup mata dan telingaku tentang itu semua, ya aku memang egois aku tak pernah peduli dengan wanita-wanita disekitarmu karena aku yakin meskipun disekitrmu banyak wanita tapi toh pada akhirnya kamu kembali padaku bukan ? ah ternyata aku terlalu sombong, aku tak menyangkah bahwa kebiasaanmu yang suka main perempuan perlahan-lahan mengikis hatiku.
aku memang selalu berusaha menjadi sosok yang ceria tanpa beban cenderung konyol mungkin itu semua ku lakukan untuk menutupi luka hatiku yang mengangah lebar karena sikapmu.
yaah rasanya mungkin aku bisa dicap sebagai wanita paling konyol didunia. kenapa ? karena cintaku untukmu yang membutakanku tentang semua tingkahmu, sudah banyak teman-temanku yang mengetahui kebiasaanmu yang suka berselingkuh itu dan sudah begitu sering mereka berbicara padaku menasehatiku untuk melepaskanmu kenapa? mereka semua terlalu menyayangiku mereka semua tahu aku hanya sosok gadis yang rapuh amat sangat rapuh tapi entahlah aku tak bisa hidup tanpa kamu rasanya seperti sesak sakit entahlah , aku terlalu terbutakan oleh cintaku untukmu. yang ada dimataku kamu adalah sosok lelaki yang baik dan penuh kasih sayang meskipun sebagian diriku percaya dengan perkataan sahabat-sahabatku itu.
awalnya memang aku tak percaya dengan semua gosip itu tapi entah mengapa rasanya sakit saat mendengar berita kamu berselingkuh dengan dia dia dia, aku memang gadis yang bodoh disaat aku tau kamu berselingkuh mengapa aku hanya diam saja? aku hanya bisa menangis ditumpukan bantalku mencurahkan semua amarahku pada bantal. kenapa? ya aku sudah faham dengan kamu percuma aku bertanya padamu kamu terlalu pintar mempermainkan hatiku, aku terlalu takut jika ku tekan kamu akan pergi meninggalkanku dan sejak itu aku tak pernah peduli dengan kamu dan para selingkuhanmu terserah yang aku pikirkan kamu hanya milikku. egois bukan ? ya itu cinta
aku sudah terbiasa menangis setiap malam aku sudah biasa melihat dipagi hari mata yang bengkak aku sudah terbiasa diabaikan olehmu hatiku sudah mati rasa. tak bisa merasakan sakit sudah terlalu sering, mataku sudah tak bisa membengkak meskipun aku menangis. ya terlalu sering.
tapi bodohnya aku kenapa aku masih bertahan ? kalian tau? ya cinta, cinta yang membuatku bertindak bodoh membuang air mata untuk laki-laki bajingan yang amat sangat kucintai haha bodoh.
sudahlah cerita ini takkan pernah ada akhirnya takkan kalau tak ada yang mengakhiri
ya aku harus mengakhiri cerita ini, bukan karena aku tak mencintaimu lagi atau karena ada lelaki baru dihidupku. bukan aku hanya merasa terlalu lelah terus bertahan denganmu terus bertahan dengan pengabaianmu terus bertahan dengan rasa sakit ini. setegar-tegarnya aku berusaha menutupi luka hatiku. aku hanya sosok gadis kecil yang sangat mencintai pangeran bajingannya.
awalnya aku tak ingin melepaskanmu aku masih ingin berjuang mencintaimu karena aku percaya suatu saat kamu bisa berubah dan akan datang untuk memelukku dan kisah kita berakhir happily ever after tapi itu semua hanya tinggal anganku.
aku disini jadi serba salah. rasanya, aku ingin menyalahkan takdir yang mempertemukanmu dengan sahabatku rasanya aku ingin memperotes tuhan atas semua yang kurasakan. kenapa? kenapa orang-orang yang amat ku percaya dan ku cintai menyakitiku begitu dalam kenapa? tapi disini aku hanya bisa mengikhlaskan bukan? aku hanya bisa berterimakasih pada tuhan telah menunjukkan orang-orang yang tak pantas ku cintai.
rasanya waktu berjalan sangat cepat. tapi entah mengapa rasa sakit yang kurasakan sepertinya baru kemarin yah kamu tau kan kulit yang terluka saja pasti membekas kan walau sudah sembuh.
ya itu seperti hati rasa sakitku memang sudah berkurang tapi masih berbekas.
kamu begitu mudah melupakan aku menganggap aku tak pernah ada dihidupmu. lalu empat tahun yang kita lalui kamu anggap apa ? ah rasanya aku merasa bodoh bodoh bodoh amat bodoh
dan sekarang jangan tanya aku bagaimana perasaanku padamu bagaimana? aku sendiri tak tau tapi rasanya masih sangat sakit saat mengingat penghianatanmu.
hidupku rasanya sekarang hampa seperti separuh diriku hilang entahlah aku sudah mencoba hidup tanpamu tapi rasanya susah semua kenangan itu menyiksaku di dalam keadaan sadar aku masih saja mengingatmu apalagi saat aku terlelap? kenangan kita semakin menyiksaku.
memang benar setelah berpisah denganmu aku menjalani suatu hubungan dengan lelaki lain rasanya seperti seorang remaja yang baru pertama kali merasakan cinta aku merasa nyaman disampingnya dan ingin terus bersamanya menjadikannya sosok pengganti dirimu tapi itu hanya sementara entahlah mungkin aku masih belum terbiasa hidup tanpa sosokmu disampingku.
rasanya aku sudah bosan semuanya sama awal yang indah rasa nyaman mulai bosan dan berakhir putus. rasanya aku bosan melompat dari satu hubungan ke hubungan yang lainnya.
aku rindu menjalani hubungan yang serius tak ada rasa bosan tak ada perpisahan. aku lelah setap malam harus meneteskan air mata lelah
aku takut akan menyakiti hati seseorang yang ingin memasuki hatiku karena masih ada kamu didalam hatiku
dan kisah ini masih terus berlanjut entahlah saya juga tak tau akan seperti apa kisah ini masih tak tau biar waktu yang menjawab...
untukmu masalaluku; rrb

