Tuhan menciptakan perbedaan agar kita saling menghargai, mencintai, saling mengasihi namun apakah kamu pernah berfikir bagimana akhir dari kisah orang - orang yang saling mencintai namun terhalang perbedaan?
klise sekali bukan? cinta tapi rumit? cinta tapi tak bisa bersatu hahaha~
Dari sekian juta umat manusia yang ada di bumi kenapa kamu harus jatuh cinta dengan orang yang berbeda? kenapa mempersulit dirimu sendiri dengan semua perbedaan yang tak menemui jalan tengah~
Mari kita mulai, kisah kerumitan dua insan manusia ini.
aku harus memulai dari mana? aku saja hampir lupa kenapa aku bisa berada disituasi ini? kenapa aku memperbolehkan diriku berada di kerumitan ini? karena aku bodoh.
hal pertama yang ku tahu lelaki yang "menyenangkan" entah mulai dari mana obrolan kita terasa mengasyikkan kamu tak hanya menyenangkan tetapi juga dewasa, lucu dan banyak hal lainnya meskipun di beberapa situasi kamu terasa sedikit menjengkelkan
aku masih ingat bagaimana mimik polosmu saat itu membuatku tertawa terbahak - bahak, namun jika sekarang aku mengingat saat itu sedikit perasaanku terasa sakit.
entahlah rasa yang masih sulit untukku ungkapkan
hari berganti tak terasa kita semakin dekat, dari awal aku mengira hanya sekedar senda gurau mengisi waktu luang "mungkin" hingga berakhir kita dan - mereka sering berkumpul bersama setelah kelas usai.
banyak hal yang aku ingat darimu meskipun hanya hal hal sepele namun manis.
andai ini mimpi aku tak ingin terbangun; karna pada akhirnya aku harus memilih.
pada saat itu aku masih berfikir "mungkin ini hanya obat untuk rasa kesepianku" bodohnya aku dari awal menganggapmu sama dengan "dia".
aku masih saja menganggap kamu seperti dia, salahku memang teramat merindukannya. perhatian - perhatian kecil darimu yang mengingatkanku akan dia.
aku sangat kejam bukan? saat dia tak berada disisiku, aku mencarimu; membutuhkan pundakmu.
Dan dengan bodohnya kamu memberikan pundakmu sambil berkata "tak apa apa panggil saja aku kapanpun kamu mau disituasi apapun kamu dengannya, menjadi tempatmu bersandar saja sudah membuatku bahagia" ah rasanya detik itu juga aku merasa menjadi gadis paling bodoh yang sangat egois.
andai aku bisa memutar waktu, andai aku sedikit lebih bisa memahami setiap perkataanmu, andai saja aku tak selalu menganggap semua ucapanmu hanya gurauan. andai saja
Semua perasaan rumit ini pasti tak pernah ada.
aku tak tahu rasa itu muncul dari mana
apakah bisa seseorang mencintai dua orang sekaligus dalam waktu yang sama?
apakah ini hanya sebuah pelampiasan?
aneh, rasanya semakin hari aku semakin jatuh cinta padamu.
beberapa hari ini aku tak melihatmu dan hatiku terasa kosong; hampa.
aku tahu, aku sadar ini salah.
aku tak boleh melanjutkan perasaan semu ini, aku tak mau menyakiti dua sosok lelaki yang sudah berbaik hati padaku
namun, aku hanya sosok gadis egois yang masih melanjutkan perasaan semu ini. tanpa memikirkan bagaimana perasaan mereka tanpa memikirkan bagaimana jika rasa ini semakin dalam?
semakin hari kita semakin dekat; sampai aku lupa bahwa "aku memiliki sosok lain"
aku merasa sangat nyaman disampingmu saat itu, ada situasi dimana aku melihat dirimu yang berbeda dari biasanya; dan saat itu membuatku lagi lagi jatuh cinta.
kamu bercerita banyak hal padaku, kamu memberitahu padaku bahwa di dunia ini masih banyak hal yang lebih indah dari "ya you know that"
hari itu terasa sangat indah sekaligus cepat bagiku; karena pada akhirnya kita harus berpisah
rasanya lebih menyesakkan daripada putus cinta; karena dari awal kita tak memiliki status~
apakah kamu masih ingat lagu kesukaan kita;lagu yang menggambarkan perasaan kita.
"beri kisah kita sedikit waktu, semesta mengirim dirimu untukku"
mengingat semua itu membuatku rindu; namun aku tak bisa kembali bukan seperti katamu~
kamu tahu hal yang paling menyakitkan dari mencintai; perbedaan.
satu kata yang menghancurkan semua perasaanku.
aku masih ingat saat aku mengantarmu beribadah; meskipun ibadah kita berada ditempat yang berbeda
aku masih tak mengerti mengapa tuhan menciptakan perbedaan? agar kita saling mengasihi? menyayangi? menghargai?
lantas pada akhirnya kita tak bisa saling mencintai karena perbedaan itu bukan~
Dan pada akhirnya aku harus bagun dari mimpi ini; menyudahi perasaanku padamu
menyudahi semua hal tentang kita
bukan hanya karena perbedaan
tapi aku tak mau menyakiti laki - laki yang sudah bersamaku terlebih dahulu sebelum kamu.
maafkan gadismu yang bodoh ini.
maafkan aku yang tak bisa memilihmu dan meninggalkannya; kita adalah rasa yang tepat diwaktu yang salah.
aku berharap dikehidupan berikutnya bisa bersama denganmu.
SALAM DARI GADIS YANG TAK BISA BERKORBAN UNTUKMU~
klise sekali bukan? cinta tapi rumit? cinta tapi tak bisa bersatu hahaha~
Dari sekian juta umat manusia yang ada di bumi kenapa kamu harus jatuh cinta dengan orang yang berbeda? kenapa mempersulit dirimu sendiri dengan semua perbedaan yang tak menemui jalan tengah~
Mari kita mulai, kisah kerumitan dua insan manusia ini.
aku harus memulai dari mana? aku saja hampir lupa kenapa aku bisa berada disituasi ini? kenapa aku memperbolehkan diriku berada di kerumitan ini? karena aku bodoh.
hal pertama yang ku tahu lelaki yang "menyenangkan" entah mulai dari mana obrolan kita terasa mengasyikkan kamu tak hanya menyenangkan tetapi juga dewasa, lucu dan banyak hal lainnya meskipun di beberapa situasi kamu terasa sedikit menjengkelkan
aku masih ingat bagaimana mimik polosmu saat itu membuatku tertawa terbahak - bahak, namun jika sekarang aku mengingat saat itu sedikit perasaanku terasa sakit.
entahlah rasa yang masih sulit untukku ungkapkan
hari berganti tak terasa kita semakin dekat, dari awal aku mengira hanya sekedar senda gurau mengisi waktu luang "mungkin" hingga berakhir kita dan - mereka sering berkumpul bersama setelah kelas usai.
banyak hal yang aku ingat darimu meskipun hanya hal hal sepele namun manis.
andai ini mimpi aku tak ingin terbangun; karna pada akhirnya aku harus memilih.
pada saat itu aku masih berfikir "mungkin ini hanya obat untuk rasa kesepianku" bodohnya aku dari awal menganggapmu sama dengan "dia".
aku masih saja menganggap kamu seperti dia, salahku memang teramat merindukannya. perhatian - perhatian kecil darimu yang mengingatkanku akan dia.
aku sangat kejam bukan? saat dia tak berada disisiku, aku mencarimu; membutuhkan pundakmu.
Dan dengan bodohnya kamu memberikan pundakmu sambil berkata "tak apa apa panggil saja aku kapanpun kamu mau disituasi apapun kamu dengannya, menjadi tempatmu bersandar saja sudah membuatku bahagia" ah rasanya detik itu juga aku merasa menjadi gadis paling bodoh yang sangat egois.
andai aku bisa memutar waktu, andai aku sedikit lebih bisa memahami setiap perkataanmu, andai saja aku tak selalu menganggap semua ucapanmu hanya gurauan. andai saja
Semua perasaan rumit ini pasti tak pernah ada.
aku tak tahu rasa itu muncul dari mana
apakah bisa seseorang mencintai dua orang sekaligus dalam waktu yang sama?
apakah ini hanya sebuah pelampiasan?
aneh, rasanya semakin hari aku semakin jatuh cinta padamu.
beberapa hari ini aku tak melihatmu dan hatiku terasa kosong; hampa.
aku tahu, aku sadar ini salah.
aku tak boleh melanjutkan perasaan semu ini, aku tak mau menyakiti dua sosok lelaki yang sudah berbaik hati padaku
namun, aku hanya sosok gadis egois yang masih melanjutkan perasaan semu ini. tanpa memikirkan bagaimana perasaan mereka tanpa memikirkan bagaimana jika rasa ini semakin dalam?
semakin hari kita semakin dekat; sampai aku lupa bahwa "aku memiliki sosok lain"
aku merasa sangat nyaman disampingmu saat itu, ada situasi dimana aku melihat dirimu yang berbeda dari biasanya; dan saat itu membuatku lagi lagi jatuh cinta.
kamu bercerita banyak hal padaku, kamu memberitahu padaku bahwa di dunia ini masih banyak hal yang lebih indah dari "ya you know that"
hari itu terasa sangat indah sekaligus cepat bagiku; karena pada akhirnya kita harus berpisah
rasanya lebih menyesakkan daripada putus cinta; karena dari awal kita tak memiliki status~
apakah kamu masih ingat lagu kesukaan kita;lagu yang menggambarkan perasaan kita.
"beri kisah kita sedikit waktu, semesta mengirim dirimu untukku"
mengingat semua itu membuatku rindu; namun aku tak bisa kembali bukan seperti katamu~
kamu tahu hal yang paling menyakitkan dari mencintai; perbedaan.
satu kata yang menghancurkan semua perasaanku.
aku masih ingat saat aku mengantarmu beribadah; meskipun ibadah kita berada ditempat yang berbeda
aku masih tak mengerti mengapa tuhan menciptakan perbedaan? agar kita saling mengasihi? menyayangi? menghargai?
lantas pada akhirnya kita tak bisa saling mencintai karena perbedaan itu bukan~
Dan pada akhirnya aku harus bagun dari mimpi ini; menyudahi perasaanku padamu
menyudahi semua hal tentang kita
bukan hanya karena perbedaan
tapi aku tak mau menyakiti laki - laki yang sudah bersamaku terlebih dahulu sebelum kamu.
maafkan gadismu yang bodoh ini.
maafkan aku yang tak bisa memilihmu dan meninggalkannya; kita adalah rasa yang tepat diwaktu yang salah.
aku berharap dikehidupan berikutnya bisa bersama denganmu.
SALAM DARI GADIS YANG TAK BISA BERKORBAN UNTUKMU~