jam

Rabu, 22 April 2020

RASA?

kalau mendengar kata "patah hati" apa yang pertama kali kamu fikirkan?
pastinya ambyarr, menangis, sakit, sesak, mengurung diri di pojok kamar mandi eh.
tidak tidak patah hati adalah hal yang masih abu - abu; setiap orang punya cara tersendiri menunjukkan rasa sakitnya bukan?
lalu apa yang kamu rasakan jika terus menerus patah hati? terkhianati?
muak? tentu, mati rasa?

anggap saja aku dalam fase ini, fase muak dengan segala komitmen busuk.
pukul rata? tidak, hanya merasa mati rasa 

Rabu, 12 Februari 2020

Wahai Tuan

iyaiya ada yang pernah bilang ke aku "jatuh cinta juga sebuah kisah bukan? kenapa selalu kisah sedih yang kamu tulis?"
lantas aku bertanya "jatuh cinta seperti apa yang harus aku tulis?" aku tak ingat rasanya seperti apa.
apakah jantungmu berdegup sangat cepat? pipimu memerah? senyummu secerah matahari di siang bolong? perasaaan yang meluap - luap?
sepertinya sudah sangat lama perasaan itu hilang dariku.
satu waktu, aku merindukan diriku yang dulu; aku yang mudah jatuh cinta, yang mudah menangis, yang sering merepotkan banyak orang, yang katamu terlalu mudah bersimpati.
rasanya sekarang aku mulai menyadari;patah hati bukan hal yang buruk
dari hal itu aku bisa merasakan sesaknya dada saat menangis, hidung yang merah seperti tomat, mata bengkak dipagi hari.
aku lupa rasanya menangis semalam suntuk pasca patah hati

lucu juga menjadi gadis yang "lebih hidup"
bukan gadis yang dengan mudahnya pindah dari satu pelukan ke pelukan lain
bukan gadis yang menebar senyum palsu ke semua orang
gadis yang tak ingin terikat dengan siapapun
gadis yang memiliki dunianya sendiri
yang sering di sebut gadis "batu"
gadis yang tak memiliki simpati
gadis yang tak membutuhkan siapa siapa selain dirinya sendiri
gadis yang memiliki tameng untuk dirinya sendiri
gadis yang di beri label "kuat"

Ternyata Jatuh Cinta & Patah Hati adalah hal yang menyenangkan
aku baru menyadari semuanya setelah semua hal buruk terjadi padaku; kepergianmu

aku tak tahu sudah berapa lama waktu berjalan;aku masih disini, masih mencari sosokmu pada lelaki - lelaki di luar sana
anggap saja aku gadis egois; gadis berengsek; yang tak punya perasaan
kamu memang tak bisa di gantikan
entah sudah berapa lelaki yang hatinya terluka karena keegoisanku; mencari sosokmu
aku sudah sangat lama berdamai dengan takdir, sudah lelah mengutuk Tuhan; mengambilmu dari sisiku.
tapi setiap Peringatan Hari Kepergianmu tiba; rasanya aku masih sama; masih mengutuk Tuhan masih bertanya "kenapa kamu? kenapa aku? kenapa kita?"
aku masih sama seperti katamu; gadis cengeng
nyatanya ketika hari ini tiba aku tetap saja mengurung diri, menangis dan berharap; kamu memelukku yang amat merindukanmu setelah bertahun - tahun kepergianmu

Inget ga? dulu pernah janji mau nemenin aku wisudah kan? mau anter jemput aku ke kampus, nemenin aku ngerjain tugas - tugas, jagain aku dari kating kating gajelas katamu.
katamu mau jadi kakak, bodyguard, pacar, juru masak, teman hidup aku? nyatanya kamu pergi duluan, ninggalin aku sendiri dengan semua hal memuakkan di hidupku.
penopang hidupku sudah patah lalu aku harus bagaimana setelah kepergianmu? melanjutkan hidup yang memuakkan ini?
rasanya aku pengen pergi bareng, aku pengen ketemu kamu lagi. aku rindu senyum teduhmu, aku rindu pelukmu, harum rambutmu, aku rindu segala hal tentangmu tapi aku cuma menulis semua disini yaaah


Semoga di kehidupkan selanjutnya kita dipertemukan, semoga aku lekas menemukanmu ~
si gadis yang "hidupnya jalan di tempat" ingin melanjutkan hidup; benar - benar melanjutkan.
terlepas kepergianmu, kebahagiaan gadis ini tak hanya tentangmu bukan? nyatanya semua hal di hidupku berhenti berjalan setelah kepergianmu.
semoga gadis cengeng ini masih sanggup melanjutkan hidup~



3330 Hari Setelah Kepergianmu